Tanya Dokter Saraf Mengenai Gejala Gangguan Saraf yang Mungkin Anda Alami

Gejala Gangguan Saraf

Saraf manusia pada dasarnya adalah bagian yang sangat penting dan mempengaruhi kinerja dari organ-organ tubuh manusia. Pusatnya sendiri ada di bagian otak, itulah mengapa biasanya jika terjadi benturan keras atau masalah pada otak maka menyebabkan seseorang juga mengalami gangguan saraf, hal ini mungkin secara tidak langsung dirasakan, melainkan nanti dalam jangka waktu panjang. Ketika sistem saraf terganggu maka akan menyebabkan kesulitan di dalam berbicara, menelan, bergerak sampai dengan gangguan ingatan. Tanya dokter saraf terkait dengan hal ini.

Di dalam tubuh manusia sendiri setidaknya terdapat 3 tipe saraf, berikut ini diantaranya yang harus diketahui, yaitu:

  1. Saraf otonom, saraf yang satu ini fungsinya adalah untuk mengontrol gerakan tubuh yang tidak disadari, misalnya adalah detak jantung, tekanan darah sampai dengan pencernaan hingga suhu tubuh. Sehingga jika seandainya kinerjanya tersebut terganggu, maka tidak dapat dipungkiri hal ini bisa menyebabkan masalah yang serius, bahkan juga kematian.
  2. Saraf motorik, ini adalah jenis saraf yang kerjanya adalah untuk mengontrol gerakan dengan mengirimkan informasi dari otak menuju ke tulang belakang sampai dengan otot.
  3. Saraf sensorik, sedangkan saraf yang satu ini digunakan untuk mengirimkan informasi dari kulit ke otot, kemudian akan kembali ke tulang belakang dan juga otak. Biasanya informasi yang diproses sehingga manusia akan merasakan sakit.

Tak jarang juga saraf ini mengalami masalah atau terjadinya kelainan, penyebabnya sendiri juga sangatlah bervariatif, seperti diantaranya adalah:

  1. Keturunan, biasanya beberapa jenis penyakit kelainan saraf memang dipicu oleh faktor keturunan, sebut saja diantaranya adalah penyakit huntington.
  2. Terjadi perkembangan saraf yang berlangsung secara tidak sempurna.
  3. Terjadi kerusakan atau matinya sel saraf, misalnya adalah pada orang yang menderita penyakit Alzeimer.
  4. Penyakit yang terjadi pada pembuluh otak layaknya stroke.
  5. Cedera langsung yang terjadi pada otak maupun tulang belakang.
  6. Kanker, penyakit kanker yang menyerang otak juga bisa menyebabkan kelainan atau sakit saraf.
  7. Infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur maupun parasit.

Adapun diantaranya beberapa gejala yang akan dirasakan pada seseorang jika seandainya mengalami masalah pada saraf mereka, yaitu:

  1. Berkeringat terlalu banyak, gejala yang satu ini biasanya akan dirasakan oleh mereka yang mengalami sakit pada saraf otonom. Contohnya udara tengah dingin, namun justru tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat.
  2. Mulut kering, gejala yang akan dirasakan oleh penderita masalah saraf otomon.
  3. Sulit buang air besar, jika seandainya Anda sudah mencukupi kebutuhan cairan dan juga mengonsumsi sayur dan buah-buahan, namun masih mengalami kondisi semacam ini maka harus berhati-hati. Karena bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh kerusakan saraf otonom.
  4. Terjadi disfungsi seksual sampai dengan disfungsi kandung kemih, hal ini juga dapat dipicu karena masalah pada saraf otonom,
  5. Masalah yang terjadi pada otot, seperti diantaranya adalah otot yang lemah, berkedut sampai dengan terjadi kelumpuhan. Hal ini disebabkan karena kerusakan saraf motorik.
  6. Rasa kebas, nyeri, sensitif, kesemutan sampai dengan perik, hal tersebut bisa terjadi jika seandainya seseorang tengah mengalami masalah yang berhubungan dengan saraf sensorik.

Penting sekali bagi Anda untuk setidaknya mengenali gejala-gejala masalah atau sakit pada saraf tersebut agar langkah pertolongan atau pengobatan bisa segera dilakukan, tentu hasilnya nanti akan lebih efektif, konsultasikan atau tanya dokter saraf lewat aplikasi Halodoc.